;



Untukmu, tak hentinya kubisikan perasaan ini disepanjang jalan, tiap kata yang terangkai menjadi bait, berjatuhan dengan derasnya air hujan. tentang sebuah ikatan yang selalu kuusahakan berjalan walau tak memiliki alasan. Untukmu, aku tidak takut sekeras dan sesering apa kita beradu ego, sebab apapun yang bersangkutan denganmu itu sudah menjadi satu dari sepuluh bahagiaku. Untukmu, menetaplah lebih lama, menarilah lebih lincah, lagi dan lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keberuntungan?

siklus

10